MBKM DI DINAS PARIWISATA

WhatsApp Image 2024-01-03 at 11.24.03

 

MBKM Magang adalah salah satu kegiatan untuk memfasilitasi mahasiswa dalam memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah dan mendapatkan kemampuan, pengetahuan dan sikap di dunia industry atau intansi dengan cara bekerja dan belajar secara langsung dalam proyek atau permasalahan riil yang terjadi di lapangan. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Kegiatan tersebut dapat dilaksanakan oleh mahasiswa  Universitas Teknologi Sumbawa selama 10-14 minggu di tempat instansi berada.

Adapun mahasiswa Ekonomi Pembangunan semester 5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teknologi Sumbawa yang sedang melaksanakan magang di Dinas Pariwisata berjumlah 6 (enam) orang yaitu : Della Agustina, Tina Riskiawati, Wanda Budiyanengsih, Aliya Alvita, Amani Fira Oktaviani dan Abdul Rahman yang terletak Jl. Langko No 70, Pajeruk Kota Mataram, NTB 83114 bertugas untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Pariwisata yang menjadi kewenangan daerah provinsi dan pembantuan yang ditugaskan kepada Daerah Provinsi, yang terdiri dari bidang Pemasaran Pariwisata, bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, bidang Kelembagaan Pariwisata, Atraksi dan Daya Tarik Pariwisata.

Bersama Kepala Dinas Pariwisata serta rombongan yang lain kami di ajak untuk melihat langsung serta mempelajari permasalahan yang terdapat di masyarakat terkait kepariwisataan, yaitu Focus Group Disscusion (FGD) yang berada di Kecamatan Utan Desa Orong  Bawa Kabupaten Sumbawa, yaitu Bendungan Bringin Sila pada tanggal 3 November 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi pariwisata melalui penguatan kelembagaan Pokdarwis Batu Sangka Awan sebagai ajang pariwisata bahkan dapat masuk ke dalam 99 desa wisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat.  Peluang semakin besar karena di resmikan oleh Presiden Joko Widodo sehingga pada masanya bendungan ini sempat di jadikan tujuan untuk berwisata oleh masyarakat sekitar. Akan tetapi kurangnya edukasi dan fasilitas menjadikan permasalahan dalam pemeliharaan Bendungan Bringin Sila. Sehingga menyebabkan air tercemar dan kurangnya komunikasi membuat para wisatawan tidak tertarik lagi untuk berkunjung ke sana, dilansir dari salah satu narasumber anggota Pokdarwis. Oleh karena itu pihak dinas pariwisata akan memberikan pelatihan kepada perwakilan pemeliharaan Bendungan Bringin Sila di bawah pengawasan pemerintah serta akan membantu untuk bekerjasama dengan PUPR Provinsi.

Adapun kegiatan lain yang kami ikuti adalah kegiatan Festival Gili Trawangan, kegiatan JUMAT SALAM, serta kegiatan Perang Topat di desa Lingsar kabupaten Lombok Barat. Hal ini akan menjadi harapan untuk kita mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa agar dapat mempelajari kegiatan kepariwisataan yang dapat menarik nilai tambah ekonomi bagi daerah itu sendiri serta ilmu untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi secara langsung di lapangan.

Selama magang kami banyak memperoleh ilmu serta pengalaman yang menyenangkan bekerja di dinas pariwisata NTB, sehingga dapat menjadi gambaran bagi kami dalam memasuki dunia kerja, dan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab yang tinggi atas tugas yang telah diberikan .