Sejarah Berdirinya

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Teknologi Sumbawa

Diawali dengan niat mendirikan STIE Sumbawa, FEB UTS justru lahir dengan menggabungkan diri dalam kesatuan Universitas Teknologi Sumbawa.

Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat terletak di Indonesia bagian tengah antara Pulau Lombok dan Pulau Flores. Luas wilayah keseluruhan mencapai 11.556,44 km² (45,52% NTB), yang terdiri dari daratan 6.643,98 km², dan lautan 4.912,46 km². Dengan luasan tersebut menjadikan Kabupaten Sumbawa memiliki potensi sumberdaya alam cukup besar dengan posisi geostrategis Kabupaten Sumbawa pada jalur lalu lintas perdagangan Surabaya-Waingapu dan berada pada koridor lima Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), yang berorientasi pada pembangunan pariwisata, perikanan dan peternakan.

Data BPS Sumbawa, 2012 menunjukkan bahwa laju pertumbuhan perekonomian Kabupaten Sumbawa didorong oleh laju pertumbuhan sektor non primer yakni terutama sektor tersier dan sekunder, sedangkan sektor pertanian sebagai sektor primer dan merupakan sektor yang menjadi lapangan usaha sebagian besar masyarakat Kabupaten Sumbawa justru tumbuh dengan laju dibawah rata-rata kabupaten. Sementara, sektor SDM Sumbawa mengalami laju pertumbuhan yang tersendat. Setelah menamatkan Sekolah Menengah Atas, generasi muda Sumbawa meneruskan pendidikannya ke luar Pulau Sumbawa. Destinasi pendidikannya adalah di Kota Mataram, Malang, Surabaya, Jogjakarta, dan Jakarta. Setelah menamatkan Perguruan Tingginya, mereka meneruskan mencari perkerjaan dan melangsungkan kehidupannya di kota-kota tersebut dan jarang diantara mereka yang setelah lulus Perguruan Tinggi kembali ke kota Asalnya, yakni Sumbawa untuk membangun Sumbawa.

Atas dasar kekawatiran inilah, Yayasan Dea Mas, Organisasi kemasyarakatan Sumbawa yang bergerak dibidang pendidikan menginisiasi terbentuknya suatu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sumbawa (STIES). STIES yang sudah melengkapi segala persyaratan dokumen pembukaan Perguruan Tinggi akan membuka pendidikan proram sarjana dengan program studi Manajemen dan Akuntansi. Dengan perkembangan ijin yang dilaluinya, STIES kemudian meleburkan dirinya dengan Sekolah Tinggi Teknik dan Teknologi Sumbawa (STTTS) yang juga milik Yayasan Dea Mas menjadi Universitas Teknologi Sumbawa.

Pembukaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teknologi Sumbawa terlebih dahulu telah melalui proses pengkajian dan penelitian yang mendalam serta pertimbangan yang matang sehingga sampai pada taraf kesimpulan tentang pentingnya keberadaan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis di Kabupaten Sumbawa yang menawarkan program studi Ilmu Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi.

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Teknologi Sumbawa berlokasi di Jalan Raya Olat Maras Batu Alang Moyo hulu Sumbawa Propinsi Nusa Tenggara Barat. Lokasi yang representatif, terjangkau dari segi jarak pusat kota Sumbawa Besar dan memiliki berbagai disiplin ilmu ekonomi dan bisnis unggulan yang mampu bersaing dengan perguruan tinggi di Indonesia dalam menghadirkan tenaga profesional-profesional bidang manajerial dan akuntansi.

Dengan dukungan berbagai pihak, syukur alhamdulillah berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor: 65/E/O/2013 berdirilah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Teknologi Sumbawa dengan status terakreditasi, terhitung mulai tanggal 14 Maret 2013 dan memiliki tiga program studi. Ketiga Program studi tersebut adalah Program Studi Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Pembangunan. Seluruh program studi tersebut adalah program studi jenjang sarjana strata-1.